Belajar Tak Mengenal Batas Usia
Sakeus Bosumey (50th), merupakan salah satu siswa SMA Negeri Momi Waren, Papua Barat. Diusianya yang tak muda lagi, ia sekalipun tak canggung duduk bersama siswa lainnya yang seumuran dengan anaknya sendiri.
kesehariannya selain siswa, ia juga merupakan petani coklat. ia memiliki 4 hektar kebun coklat yang terawat bersih. Setiap hari setelah pulang sekolah, ia bekerja di kebun coklatnya. ia rajin memangkas ranting dan menyingkirkan benalu. Ia cukup terampil dan sangat giat. Hasil dari kebun coklatnya inilah yang digunakan untuk menafkahi keluarganya dan membiayai pendidikan anaknya.
Saat pertama mengetahui bahwa ada siswa yang nantinya akan saya didik telah berusia lanjut, saya begitu penasaran apa yang menjadi motifasi orang tersebut untuk mengenyam sekolah.
Bersambung....
No comments:
Post a Comment